Who is called A Leader?
Hirarki dalam suatu organisasi
kadang bisa menciptakan jarak antar karyawan.
Mereka yang ber-gelar atasan, sering kali merasa berhak untuk mengatur
apa pun tanpa perlu diskusi. Sedangkan
si bawahan merasa hal tersebut tidak adil, karena atasan di anggap tidak
mengerti apa yang mereka inginkan. Pada
akhirnya hubungan antara atasan dan bawahan menjadi tidak solid.
Setiap karyawan pasti berharap
mereka memiliki atasan yang bisa menjadi teladan dan partner dalam bekerja.
Sering kita dengar bahwa ada seorang atasan yang berperilaku bukan sebagai Leader. Sejatinya, apa pun
yang dilakukan seorang leader dapat menginspirasi orang lain. Seperti yang disampaikan oleh John Quincy Adam (Presiden USA ke-6)…..
“If your actions
inspire others to dream more, learn more, do more
And become
more….You are A Leader”
Dalam kutipannya
tersebut sangat jelas digambarkan bahwa seseorang bisa disebut pemimpin, jika
segala tindakannya bisa membuat orang lain punya mimpi lebih dan lebih. Selain itu, bisa membuat orang lain belajar
dan berbuat lebih banyak hingga akhirnya bisa menjadi lebih berarti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar